Hidup Itu Pilihan


FAJAR JULIANSYAH

T

uhan mengilhamkan pada manusia jalan kefasikan dan jalan ketaqwaan, selanjutnya manusia dibebaskan memilih tertarik pada jalan kefasikan atau tertarik pada jalan ketaqwaan, namun keberuntungan dimiliki oleh manusia yang menyucikan jiwanya karena barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya, juga sebaliknya kerugian bersama orang yang mengotori jiwanya tersebut, karena barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya pula”

 

Hidup itu pilihan, dan pilihan selalu datang bersama konsekuensi yang ada dibaliknya, sedangkan konsekuensi memang selalu seperti koin yang bemata dua: menjadi daya tarik dan menjadi daya tolak untuk mengambil keputusan dan begitu seterusnya sehingga setiap pengambilan keputusan harus disadari dengan pikiran, diyakini dengan iman untuk seterusnya disyukui: dihadapi, dihayati dan dinikmati.

      Hidup itu pilihan, bisa memilih instan bisa memilih berproses setahap demi setahap. Yang instan memiliki daya tarik mudah jadi dan memiliki daya tolak mudah mati, seperti layaknya kita menonton video dengan…

Lihat pos aslinya 513 kata lagi

Tentang fajarjuliansyah, CHt.

mahasiswa bimbingan dan konseling UPI yang punya minat khusus dalam psikoterapi kognitif.
Pos ini dipublikasikan di About Pshycology and Conseling. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s