Mistrust


Trust, percaya, jelas merupakan sebuah sikap yang melibatkan dimensi kognitif, afektif kemudian diinterpretasikan lewat perilaku… intinya kalo kita percaya, kita pasti mengiyakan apa yang kita percayai, dibantu sama perasaan positif atas kepercayaan itu, semisal senang, gembira dan lain sebagainya, terus diinterpretasiin jadi perilaku, kaya melakukan apa yang dpercayai.. seengganya sikap itu kaya gitu.
Sekarang kalo udah mistrust? bisa jadi salah satu atau semua dimensi tadi (pikiran, perasaan, perilaku) pasti ilang. nah kalo udah gitu?

Tentang fajarjuliansyah, CHt.

mahasiswa bimbingan dan konseling UPI yang punya minat khusus dalam psikoterapi kognitif.
Pos ini dipublikasikan di About Pshycology and Conseling dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s